ELHARAMAIN NEWS – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menandatangani perjanjian yang menetapkan kerangka partisipasi AS dalam Expo 2030 Riyadh. Penandatanganan berlangsung Jumat (30/10/2026) di Atlanta, sebagaimana dilaporkan Arab News yang mengutip Saudi Press Agency (SPA).
Perjanjian itu ditandatangani seusai pembicaraan kedua menteri di sela Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 di Atlanta. Keduanya meninjau hubungan strategis Saudi–AS, menjajaki perluasan kerja sama di sektor prioritas, dan bertukar pandangan tentang perkembangan kawasan serta upaya menghadapi tantangan di Timur Tengah. Pertemuan juga dihadiri Duta Besar Saudi untuk AS, Putri Reema binti Bandar.
Menurut Arab News, perjanjian tersebut menegaskan AS sebagai “peserta resmi” Expo 2030 Riyadh dan memberi kerangka formal bagi kedua negara untuk melanjutkan persiapan. Arab Saudi memperoleh hak menjadi tuan rumah pada November 2023 setelah Riyadh meraih 119 dari 165 suara yang memenuhi syarat pada putaran pertama, mengalahkan Busan (Korea Selatan) dan Roma (Italia).
Pameran dijadwalkan berlangsung 1 Oktober 2030 hingga 31 Maret 2031 dengan tema “The Era of Change: Together for a Foresighted Tomorrow”. Tiga subtema yang diusung adalah “A Different Tomorrow” tentang sains dan teknologi, “Climate Action” tentang keberlanjutan dan transisi energi terbarukan, serta “Prosperity for All” tentang pertumbuhan inklusif. Lokasinya seluas enam juta meter persegi di utara Riyadh, dekat pengembangan Bandara Internasional King Salman.
Penyelenggara memperkirakan pengunjung dari lebih 195 negara dan organisasi internasional, dengan jumlah kunjungan diproyeksikan melampaui 40 juta. Tata ruangnya berbentuk cincin agar setiap negara peserta memperoleh visibilitas setara, dengan dukungan Metro Riyadh, jaringan bus ekspres, dan bandara yang diperluas. Otoritas Saudi, tulis Arab News, menyebut acara ini dikembangkan sebagai ajang tanpa emisi karbon bersih (net-zero) yang ditenagai energi bersih. Ini akan menjadi Expo Dunia pertama di Arab Saudi dan yang kedua di kawasan Teluk setelah Expo 2020 Dubai yang menarik lebih dari 24 juta pengunjung.
Hingga berita ini disusun, rincian teknis partisipasi AS belum dijabarkan dalam laporan tersebut, dan jadwal acara masih beberapa tahun lagi. Informasi perjalanan bagi jemaah umrah sebaiknya tetap merujuk pada kebijakan resmi, misalnya kalender umrah 1448 H yang ditetapkan Saudi.
Bagi calon jemaah, kabar ini menunjukkan Arab Saudi terus membenahi transportasi dan infrastruktur kota-kotanya. Namun, rencana perjalanan umrah dan haji tetap mengikuti jadwal, aturan visa, dan ketentuan resmi yang berlaku, bukan agenda pameran internasional tersebut.
Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.














