Kemenhaj Palangka Raya Bekali Jemaah Umrah Pemkot: Ikuti Manasik Sungguh-sungguh sebelum Berangkat

elharamaindigital

Kepala Kemenhaj Kota Palangka Raya memberikan sambutan di podium dalam manasik umrah jemaah Pemkot Palangka Raya
Foto: Kementerian Haji dan Umrah RI

ELHARAMAIN NEWS – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Palangka Raya, Ahd. Fauzi, meminta calon jemaah umrah program Pemerintah Kota Palangka Raya mengikuti bimbingan manasik dengan sungguh-sungguh sebelum berangkat. Pesan itu ia sampaikan dalam bimbingan manasik sekaligus pelepasan jemaah umrah Pemkot Palangka Raya tahun 2026, Jumat (6/11/2026).

Sebagaimana disampaikan dalam rilis resmi Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Tengah, kegiatan itu diselenggarakan oleh sebuah biro perjalanan umrah yang memberangkatkan rombongan. Acara dibuka Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, yang hadir mewakili Wali Kota.

Dalam sambutannya, Fauzi menekankan materi pokok yang wajib dipahami jemaah, yakni ihram, tawaf, sa’i, dan tahallul, serta rukun dan wajib umrah lainnya. Menurut dia, pemahaman itu menjadi bekal agar ibadah di Tanah Suci berjalan sesuai tuntunan syariat.

“Manasik merupakan bekal penting bagi jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Karena itu, ikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh agar memahami tata cara ibadah umrah dan dapat melaksanakannya sesuai tuntunan syariat,” ujar Fauzi.

Achmad Zaini mengingatkan jemaah menjaga kesehatan fisik dan mental selama perjalanan. Ia juga meminta rombongan menjaga kekompakan sejak berangkat hingga tiba di Tanah Suci dan mematuhi arahan pembimbing.

Di akhir sambutan, Fauzi mendoakan jemaah diberi kesehatan dan keselamatan selama beribadah di Makkah dan Madinah serta kembali ke Tanah Air dengan umrah yang maqbulah.

Rilis tersebut tidak menyebutkan jumlah jemaah yang dilepas maupun jadwal penerbangan rombongan. Hingga berita ini disusun, informasi itu belum dipublikasikan Kemenhaj Kota Palangka Raya.

Bimbingan manasik kini juga menjadi bagian dari standar layanan penyelenggara perjalanan ibadah umrah. Aturan perizinan terbaru Kemenhaj menetapkan durasi manasik minimal bagi jemaah, sebagaimana diberitakan dalam laporan aturan baru perizinan travel umrah. Calon jemaah juga diimbau memastikan legalitas penyelenggara sebelum membayar, seperti diingatkan Kemenhaj dalam kasus penyalahgunaan akses Siskopatuh.

Bagi calon jemaah umrah, manasik sebaiknya diikuti sampai tuntas, bukan sekadar formalitas sebelum berangkat. Catat urutan niat ihram di miqat, larangan selama ihram, jumlah putaran tawaf dan sa’i, serta cara tahallul. Bila ada materi yang belum dipahami, tanyakan langsung kepada pembimbing saat manasik agar tidak bingung ketika sudah berada di Masjidil Haram.

Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.

Related Post