Kemenhaj Jabar Minta Jemaah Pakai Kanal Resmi: Media Sosial Kanal Layanan, Bukan Papan Pengumuman

elharamaindigital

Peserta penguatan tata kelola kesekretariatan Kanwil Kemenhaj Jawa Barat berfoto bersama di Kabupaten Bandung
Foto: Kementerian Haji dan Umrah RI

ELHARAMAIN NEWS – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat mengimbau masyarakat memakai kanal resmi kementerian untuk mencari informasi maupun menyampaikan pengaduan seputar haji dan umrah. Imbauan itu muncul dalam kegiatan penguatan tata kelola kesekretariatan di Kabupaten Bandung, 4–6 November 2026.

Kegiatan di Sutan Raja Hotel and Convention Centre itu ditujukan bagi aparatur kesekretariatan Kemenhaj kabupaten/kota di Jawa Barat. Kegiatan ini dimuat dalam rilis resmi Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenhaj RI, Moh. Hasan Afandi, menyampaikan materi strategi komunikasi publik melalui media sosial. “Media sosial adalah kanal layanan, bukan sekadar papan pengumuman. Informasi harus berbasis data resmi, mudah dipahami, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat agar keluhan dapat ditangani serta kepercayaan publik meningkat,” kata Hasan.

Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Barat, Boy Hari Novian, saat membuka kegiatan pada Rabu (4/11/2026), mengatakan layanan jemaah bergantung pada administrasi yang tertib. “Pelayanan haji dan umrah membutuhkan dukungan administrasi dan manajemen yang profesional. Karena itu, setiap satuan kerja harus memperkuat tertib administrasi, kepatuhan terhadap regulasi, integritas, serta koordinasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Menurut Kanwil, penguatan tata kelola itu bertujuan menjamin ketertiban layanan, ketepatan informasi, dan kepastian tahapan ibadah bagi jemaah. Pelaksana Tugas Kepala Bagian Tata Usaha sekaligus ketua panitia, Elfin Fakhridas, menyebut kegiatan ini untuk menyamakan pemahaman dan kompetensi aparatur antara Kanwil dan satuan kerja kabupaten/kota.

Pada pekan yang sama, Kemenhaj Jawa Barat juga mengintegrasikan layanan dengan Disdukcapil untuk memverifikasi data mahram dan pendamping lansia, seperti diberitakan dalam laporan Kemenhaj Jabar gandeng Disdukcapil.

Dalam rilisnya, Kemenhaj Jabar meminta masyarakat memanfaatkan kanal resmi kementerian agar memperoleh informasi yang terpercaya serta mudah menyampaikan pertanyaan maupun pengaduan.

Bagi calon jemaah haji dan umrah di Jawa Barat, cocokkan setiap informasi dengan laman haji.go.id, jabar.haji.go.id, atau kantor Kemenhaj kabupaten/kota. Simpan bukti setoran dan nomor porsi, jangan menyerahkan data pribadi lewat tautan yang tidak resmi, dan sampaikan pengaduan melalui kanal kementerian bila menemukan masalah layanan.

Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.

Related Post