Kemenhaj Lingga Gelar Pembinaan Pasca Haji, Kakanwil Kepri Perkenalkan “Tri Sukses Haji”

elharamaindigital

Alumni haji dan pejabat Kemenhaj duduk di Masjid Al Zulfa Dabo dalam kegiatan pembinaan jemaah pasca haji Kabupaten Lingga
Foto: Kementerian Haji dan Umrah RI

ELHARAMAIN NEWS – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lingga menggelar Pembinaan Pasca Haji di Masjid Al Zulfa, Kota Dabo, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Minggu (1/11/2026). Kegiatan diikuti alumni haji dan calon jemaah haji se-Kabupaten Lingga, dengan peserta yang disebut lebih dari 100 orang, melampaui jumlah undangan yang disiapkan panitia.

Sebagaimana disampaikan dalam rilis resmi Kemenhaj Kepri, acara dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Kepulauan Riau, Drs. H. Muhammad Syafii, M.Pd.I., didampingi Kepala Bidang Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji, sejumlah ketua tim, serta staf Kanwil. Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Lingga, H. Muhammad Sardi, S.Sos., turut hadir bersama jajarannya.

Alumni haji dan pejabat Kemenhaj duduk di Masjid Al Zulfa Dabo dalam kegiatan pembinaan jemaah pasca haji Kabupaten Lingga
Foto: Kementerian Haji dan Umrah RI

Dalam sambutannya, Muhammad Syafii menjelaskan keberadaan Kanwil Kemenhaj Kepri sebagai instansi yang kini menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, yang sebelumnya menjadi bagian dari tugas Kementerian Agama. Ia berharap kelembagaan ini memperkuat pelayanan agar lebih fokus dan terarah. Kakanwil juga menyampaikan perkembangan persiapan haji 1448 H/2027 M dan mengajak calon jemaah mulai bersiap sejak dini, baik dari sisi pengetahuan manasik, kesehatan dan fisik, maupun mental dan spiritual.

Pada kesempatan itu, Muhammad Syafii memperkenalkan konsep “Tri Sukses Haji”. Pertama, “Sukses Ritual”, yakni memastikan seluruh rangkaian ibadah haji terlaksana sesuai tuntunan syariat sehingga jemaah memperoleh predikat haji mabrur. Kedua, “Sukses Ekosistem Ekonomi Haji”, yaitu mengoptimalkan potensi ekonomi dari penyelenggaraan haji, termasuk keterlibatan pelaku usaha dan UMKM. Ketiga, “Sukses Peradaban dan Keadaban”, yakni menjadikan nilai-nilai haji landasan kehidupan masyarakat yang berakhlak mulia dan menjunjung persaudaraan.

Menutup sambutan, Kakanwil berharap pembinaan pasca haji tidak sekadar seremonial, tetapi dilaksanakan berkelanjutan. Pesan tentang kemabruran yang tampak dalam akhlak juga pernah kami bahas dalam ulasan haji mabrur terlihat dari akhlak, sedangkan upaya persiapan haji 2027 lainnya dapat dilihat pada pembukaan manasik haji 1448 H di Karawang.

Hingga berita ini disusun, rilis belum memuat jadwal bimbingan manasik bagi calon jemaah di Kabupaten Lingga. Informasi tersebut lazimnya diumumkan oleh kantor Kemenhaj setempat.

Bagi calon jemaah haji, pembinaan pasca haji menjadi pengingat bahwa ibadah tidak berhenti di Tanah Suci. Manfaatkan pertemuan semacam ini untuk belajar dari pengalaman alumni, siapkan kesehatan dan manasik sejak sekarang, dan niatkan agar kemabruran tampak dalam keseharian setelah pulang.

Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.

Related Post