ELHARAMAIN NEWS – Universitas Taibah di Madinah bersama Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) menggelar Konferensi Multi Internasional Keenam tentang Teknologi Kecerdasan Buatan (MCAIT 2026) pada 3–5 November 2026. Sebanyak 142 makalah dari peneliti di 98 universitas di 37 negara diterima dalam konferensi tersebut.
Sebagaimana dilaporkan Saudi Press Agency (SPA), Rabu (4/11/2026), sesi hari pertama membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI), inovasi di Madinah, hubungan antara data dan semantik, transformasi digital di sektor kesehatan dan lingkungan binaan, masa depan AI yang aman dan inklusif, serta penerapan model bahasa besar.
Menurut SPA, program ilmiah konferensi mencakup 25 sesi paralel dengan enam pembicara utama, serta dua lokakarya khusus berisi tujuh jam pelatihan praktik. Lokakarya hari kedua berfokus pada pemanfaatan AI untuk lingkungan belajar dan bekerja.

Arab News melaporkan, konferensi menerima lebih dari 200 makalah yang seluruhnya melalui penilaian ilmiah. Makalah yang lolos dibagi dalam lima jalur keilmuan dan diterbitkan dalam prosiding Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE).
Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknik Universitas Taibah, Ahmad Shuwail, menyebut konferensi ini berperan mendorong riset ilmiah dan kemitraan internasional. Dari pihak Malaysia, Dekan Fakultas Teknologi dan Sains Informasi UKM, Prof Shahrul Azman Mohamed Noah, mengatakan penyelenggaraan konferensi di luar Malaysia untuk pertama kalinya menjadi tonggak penting dan mencerminkan kuatnya kemitraan akademik kedua universitas.
Lima jalur utama konferensi, sebagaimana diumumkan SPA sebelumnya, meliputi dasar-dasar AI, aplikasi khusus, sistem cerdas dan teknologi siber, teknologi baru dan data, serta kota pintar. Konferensi dijadwalkan berakhir pada Kamis (5/11/2026).
SPA menyebut konferensi ini bertujuan menjadi wadah ilmiah internasional yang mempertemukan peneliti, akademisi, pakar, dan pemimpin teknologi, sekaligus memperkuat kemitraan riset antarlembaga akademik dan teknologi.
Bagi jemaah umrah yang tengah berada di Madinah, perkembangan teknologi ini sejalan dengan layanan digital yang sudah bisa dimanfaatkan, seperti pemesanan jadwal ziarah Raudhah melalui aplikasi Nusuk. Pastikan aplikasi resmi itu terpasang dan akun sudah aktif sebelum berangkat agar jadwal ziarah dapat diatur lebih awal.
Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.














