Masjid Bir Ali di Dzulhulaifah, Miqat Penduduk Madinah yang Ditetapkan Rasulullah SAW

elharamaindigital

Fasad depan Masjid Miqat Dzulhulaifah atau Masjid Bir Ali di Madinah dengan dua menara

ELHARAMAIN NEWS – Masjid Bir Ali menjadi titik awal ibadah bagi jemaah umrah yang berangkat dari Madinah menuju Makkah. Masjid ini berdiri di Dzulhulaifah, tempat yang ditetapkan Rasulullah SAW sebagai miqat bagi penduduk Madinah dan orang yang datang dari arah tersebut.

Penetapan itu tercatat dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma. Rasulullah SAW menetapkan Dzulhulaifah bagi penduduk Madinah, Juhfah bagi penduduk Syam, Qarnul Manazil bagi penduduk Najd, dan Yalamlam bagi penduduk Yaman.

Nama Bir Ali berasal dari kata bi’r yang berarti sumur. Menurut detikHikmah, nama itu merujuk pada Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang menurut catatan sejarah pernah memerintahkan pembangunan sumur di kawasan tersebut.

Masjid pertama di lokasi ini dibangun saat Umar bin Abdul Aziz menjabat gubernur Madinah pada masa Bani Umayyah, sekitar 87–93 H atau 706–712 M. Bangunan itu direnovasi pada 961 H (1554 M) dengan tembok besar di sekelilingnya. Perluasan besar dilakukan pada masa Raja Fahd (1982–2005), yang menambah luas masjid berkali-kali lipat dan melengkapinya dengan fasilitas modern.

Halaman dalam Masjid Miqat Dzulhulaifah dengan lorong berlengkung dan taman

Saudi Press Agency (SPA) dalam laporannya pada 12 Maret 2026 menyebut masjid di kawasan miqat ini, yang juga dikenal sebagai Masjid Abyar Ali, terletak sekitar 14 kilometer dari Masjid Nabawi. Otoritas Pengembangan Wilayah Madinah mencatat lebih dari 15 juta pengunjung datang ke miqat ini sepanjang 2025.

Dalam laporan SPA lainnya pada 23 April 2026, kawasan miqat disebut telah ditata ulang. Halaman luarnya kini dapat menampung kedatangan puluhan bus sekaligus, dilengkapi gerbang terpisah untuk laki-laki dan perempuan, kereta listrik gratis bagi lansia dan penyandang disabilitas, serta gerai perlengkapan ihram.

Bagi jemaah umrah yang memulai perjalanan dari Madinah, kenakan pakaian ihram dari hotel atau di fasilitas mandi Bir Ali, lalu shalat sunnah dan berniat di masjid sebelum bus berangkat. Hukum berihram di miqat ini dibahas lebih lengkap dalam penjelasan fiqih miqat bagi jemaah Indonesia.

Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.

Related Post