Rawasyin, Jendela Kayu Khas Rumah Tua Makkah yang Kini Dihidupkan Lagi pada Hunian Modern

elharamaindigital

Deretan rawasyin, jendela kayu menjorok berukir khas arsitektur tradisional Makkah, pada fasad sebuah bangunan

ELHARAMAIN NEWS – Di antara gedung-gedung tinggi di sekitar Masjidil Haram, jemaah masih bisa menjumpai rawasyin, jendela kayu menjorok berukir yang menjadi ciri rumah tua Makkah. Warisan arsitektur Hijaz ini kini kembali dilirik warga Makkah untuk mendesain rumah dan vila mereka.

Sebagaimana dilaporkan Saudi Press Agency (SPA) pada Senin (2/11/2026), unsur arsitektur tradisional Makkah semakin menonjol dalam desain hunian modern. Unsur itu meliputi rawasyin kayu bermotif geometris, lengkungan, pintu kayu berukir, masyrabiyah atau balkon kayu menjorok, serta halaman dalam rumah yang memberi ruang keluarga terbuka sekaligus menjaga privasi dan sirkulasi udara.

Dalam liputan Arab News pada 2021, arsitek Talal Samarkandi menjelaskan bahwa rawasyin berakar pada warisan arsitektur Hijaz. Bahan kayunya dahulu didatangkan dari India, Indonesia, dan Sudan. Kayu dipilih karena tidak mudah menghantarkan panas sehingga membantu ventilasi dan menjaga rumah tetap sejuk di tengah iklim Makkah.

Jendela melengkung dengan kisi bermotif geometris Islami pada dinding hunian modern di Makkah

Fungsinya pun beragam. Menurut Samarkandi, rawasyin memungkinkan para ibu mengawasi anak-anak yang bermain di jalan tanpa terlihat dari luar. Jendela ini juga menjadi sarana berinteraksi dengan lingkungan, bahkan tempat berbelanja: warga menurunkan keranjang bertali untuk membeli barang dari pedagang keliling. Pintu kayunya kerap dihiasi pola bintang khas seni Islam.

SPA mencatat sebagian perancang kini memadukan fasad bergaya rumah lama Makkah dengan teknologi modern untuk tata ruang, pencahayaan, insulasi panas, dan pendingin udara. Pegiat warisan budaya menilai langkah ini sebagai cara menjaga identitas kota suci di tengah pesatnya pembangunan.

Bagi jemaah umrah dan haji, perhatikan fasad hotel dan bangunan di sekitar Masjidil Haram saat berjalan menuju masjid. Di sana tersimpan jejak sejarah kota yang sejak lama menerima tamu Allah dari berbagai penjuru, termasuk hubungan dagang kayu dengan Nusantara. Kisah tempat bersejarah lain di Tanah Suci dapat dibaca dalam ulasan Sumur Zamzam di Makkah.

Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.

Related Post