Masjid Quba di Madinah, Masjid Pertama yang Dibangun Rasulullah SAW dan Keutamaan Salat di Dalamnya

elharamaindigital

Bangunan Masjid Quba di Madinah dengan menara dan kubah putih, jemaah Elharamain Wisata berfoto di depannya
Foto: Dokumentasi Elharamain Wisata

ELHARAMAIN NEWS – Di tepi selatan Madinah berdiri Masjid Quba, masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW setelah hijrah dari Makkah. Hampir setiap rombongan jemaah umrah dan haji menyempatkan diri singgah di sini untuk salat dua rakaat.

Menurut ulasan detikHikmah dan Kompas.com, pembangunan masjid ini dikaitkan dengan awal hijrah pada tahun 622 M. Sumber-sumber tersebut menyebut tanahnya milik keluarga Kalsum bin Hadam yang kemudian diwakafkan kepada Rasulullah SAW. Para sahabat turut membangunnya. Rasulullah SAW disebut sebagai orang pertama yang meletakkan batu, disusul Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhuma.

Bangunan awalnya sederhana. Atapnya disusun dari pelepah dan daun kurma yang dicampur tanah liat. Sumber-sumber itu juga berbeda pendapat tentang lamanya Rasulullah SAW singgah di Quba sebelum memasuki Madinah; sebagian menyebut empat atau lima hari, sebagian lain menyebut lebih lama. Perbedaan semacam ini lazim dalam sejarah dan sebaiknya dirujuk pada kitab sirah yang otoritatif.

Masjid ini juga memiliki tempat khusus dalam Al-Qur’an. Para ulama dan sumber populer mengaitkan QS At-Taubah ayat 108 dengan masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama. Adapun keutamaannya, riwayat dari Ibnu Majah menyebut bahwa siapa yang keluar menuju Masjid Quba lalu salat di dalamnya, baginya pahala seperti umrah. Karena itu, salat di Quba menjadi amalan yang dianjurkan bagi peziarah Madinah.

Kini Masjid Quba tampil dengan menara-menara putih dan kubah yang dikelilingi pelataran luas serta deretan pohon kurma. Jemaah dari berbagai negara biasanya datang bergelombang, terutama pagi hari, sehingga suasana kerap ramai. Kisah ziarah rombongan Elharamain Wisata ke tempat ini dapat dibaca pada liputan Group 5 Oktober Bronze.

Bagi calon jemaah yang berziarah ke Madinah, siapkan wudhu dari hotel agar bisa langsung salat dua rakaat di Quba, jaga barang bawaan di tengah keramaian, dan ikuti arahan mutawif soal waktu kunjungan.

Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.

Related Post