ELHARAMAIN NEWS – Sebanyak 1.548 jemaah haji reguler Kalimantan Tengah berhak melunasi biaya haji 1448 H/2027 M, termasuk 117 dari Barito Selatan. Data itu dipaparkan Kepala Kanwil Kemenhaj Kalteng, Hasan Basri, di Buntok, Kamis (5/11/2026).
Pembinaan Jemaah Haji Reguler Musim Haji 1448 H/2027 M itu digelar di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Selatan dan dipandu Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenhaj Barito Selatan, Sitti Khadijah, sebagaimana disampaikan dalam rilis resmi Kementerian Haji dan Umrah melalui Kanwil Kalimantan Tengah.
“Jemaah haji reguler Kalteng yang berhak lunas tahun ini sebanyak 1.548 orang, yang terdiri atas 78 jemaah prioritas lansia, 244 jemaah lunas tunda, dan 1.226 jemaah urut porsi,” terang Hasan.
Di Barito Selatan, 117 jemaah yang masuk daftar berhak lunas terdiri atas 2 jemaah prioritas lansia, 3 jemaah lunas tunda, dan 112 jemaah berdasarkan urut porsi. Secara nasional, pengumuman daftar ini sebelumnya diberitakan dalam laporan Kemenhaj umumkan daftar jemaah berhak lunas haji 1448 H.

Dalam materi inti, Hasan mengingatkan bahwa haji wajib bagi muslim yang mampu secara fisik, mental, dan finansial. “Tujuan utama dari ibadah haji adalah memurnikan tauhid atau mengesakan Allah Swt., tunduk secara total kepada-Nya, serta meraih predikat haji mabrur yang balasannya adalah ampunan dosa dan surga,” tegasnya.
Ia lalu merumuskan tujuh kiat menggapai haji mabrur. Jemaah diminta meluruskan niat, memakai bekal yang halal, memahami manasik agar ibadah sah, serta menjaga lisan dan perilaku selama perjalanan maupun di Arab Saudi. Tiga kiat lainnya ialah menebar kebaikan kepada sesama jemaah, menjaga kesehatan fisik, dan mempertahankan amal saleh secara konsisten.
Hasan juga membagikan cara menjaga kemabruran sepulang dari Tanah Suci, antara lain memperkuat iman dan takwa, menjaga lisan dan akhlak, menjauhi maksiat, serta menjaga hati tetap bersih.
Untuk menjaga status istitaah kesehatan, Kakanwil mengimbau jemaah menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkahnya meliputi mencuci tangan pakai sabun, cukup makan sayur dan buah, beraktivitas fisik minimal 30 menit sehari, memakai toilet yang bersih, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, berhenti merokok, serta memeriksakan kesehatan secara berkala.
Menutup paparan, Hasan menjelaskan Tri Sukses Haji yang menjadi arah kerja Kementerian Haji dan Umrah. Ketiganya ialah sukses ritual agar ibadah jemaah sah, tertib, aman, dan sehat; sukses ekosistem ekonomi haji agar perputaran dana haji dan umrah berdampak bagi ekonomi domestik; serta sukses peradaban dan keadaban, yakni jemaah yang membawa perubahan positif bagi masyarakat sepulang haji.
Soal pemeriksaan kesehatan, Kemenhaj sebelumnya menegaskan pemeriksaan istitaah dimaksudkan untuk membina jemaah sejak dini, sebagaimana diberitakan dalam laporan pemeriksaan istitaah kesehatan bukan penghambat.
Hingga berita ini disusun, rilis Kanwil Kemenhaj Kalteng belum merinci jadwal pelunasan maupun sebaran jemaah berhak lunas di kabupaten/kota lain di Kalimantan Tengah.
Bagi calon jemaah haji Kalimantan Tengah, langkah pertama adalah memastikan nama tercantum dalam daftar berhak lunas lewat kantor Kemenhaj kabupaten/kota atau kanal resmi Kemenhaj. Setelah itu, segera jalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas, biasakan aktivitas fisik 30 menit sehari, dan ikuti setiap jadwal pembinaan manasik yang diumumkan.
Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.














