Tak Hanya Fisik, Mental Juga Disiapkan: Calon Jemaah Haji Merauke Olahraga dan Dengar Kisah Karom

Calon jemaah haji Merauke duduk melingkar dalam sesi berbagi pengalaman haji usai olahraga bersama
Foto: Kementerian Haji dan Umrah RI

ELHARAMAIN NEWS – Persiapan ibadah haji tidak cukup berhenti pada urusan dokumen dan hafalan manasik. Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Merauke, Papua Selatan, memadukan olahraga bersama dengan sesi berbagi pengalaman haji untuk menyiapkan fisik sekaligus mental calon jemaah tahun 1448 H/2027 M.

Kegiatan berlangsung di kawasan Kapsul Waktu Merauke, Minggu (1/11/2026) pagi, sebagaimana disampaikan dalam rilis resmi Kementerian Haji dan Umrah. Hadir Kepala Kantor Kemenhaj Merauke, Amran Alqasdijal, bersama jajaran dan para calon jemaah haji kabupaten tersebut.

“Persiapan ibadah haji tidak cukup hanya dengan kesiapan administrasi dan pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan ibadah. Calon jemaah juga perlu mempersiapkan kondisi fisik dan mental sejak dini. Oleh karena itu, kami mendorong agar kegiatan olahraga seperti ini menjadi kebiasaan yang terus dilakukan,” ungkap Amran.

Menurut Amran, aktivitas fisik teratur merupakan ikhtiar menghadapi rangkaian ibadah seperti tawaf, sa’i, dan wukuf di Arafah. Ia menekankan bahwa jenis dan intensitas olahraga perlu disesuaikan dengan kemampuan serta kondisi kesehatan masing-masing calon jemaah, bukan dipaksakan sama rata.

Usai olahraga, calon jemaah duduk melingkar mendengarkan Hj. Anto, Ketua Rombongan jemaah haji Merauke pada musim haji 1447 H/2026 M. Ia berbagi pengalaman mulai dari persiapan keberangkatan, pelaksanaan ibadah, hingga dinamika koordinasi dan kebersamaan dengan anggota rombongan di Tanah Suci. Cerita langsung semacam ini dinilai melengkapi materi manasik dan membangun kesiapan mental calon jemaah.

Pendekatan ini menarik karena kesiapan mental sering luput disiapkan. Padahal, di Tanah Suci jemaah akan menghadapi cuaca yang berbeda, antrean, jarak tempuh jalan kaki, hingga hidup bersama orang baru dalam satu kamar dan rombongan. Mengetahui gambaran nyata sejak awal membantu jemaah lebih sabar dan tidak mudah panik. Pesan serupa disampaikan Menteri Haji dan Umrah agar calon jemaah menyiapkan fisik sejak sekarang, sementara di Tangerang Selatan ratusan calon jemaah telah menjalani tes kebugaran.

Hingga berita ini disusun, jadwal pembinaan lanjutan calon jemaah di tiap daerah ditetapkan oleh Kemenhaj kabupaten/kota masing-masing. Calon jemaah sebaiknya aktif menanyakan agenda manasik dan kegiatan kebugaran di kantor Kemenhaj setempat.

Bagi calon jemaah haji maupun umrah, mulailah dengan jalan kaki rutin 30 menit sehari dan tingkatkan bertahap, konsultasikan jenis latihan dengan dokter bila memiliki penyakit penyerta, serta latih kesabaran dengan mencari tahu situasi nyata di Tanah Suci dari jemaah yang sudah berangkat. Bergabunglah dalam kegiatan bersama calon jemaah lain agar terbiasa berinteraksi dengan calon teman serombongan.

Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.

Related Post