ELHARAMAIN NEWS – Ratusan calon jemaah haji Kota Jambi mendapat pembekalan persiapan haji 1448 H/2027 M di Aula BPSDM Provinsi Jambi, Jumat (6/11/2026). Kanwil Kemenhaj Jambi menegaskan penetapan istitaah kesehatan kini menjadi prasyarat sebelum jemaah melunasi biaya haji.
Pembekalan dikemas dalam Diseminasi Strategi Pengelolaan dan Pengawasan Keuangan Haji yang dimulai pukul 09.00 WIB. Materi difokuskan pada empat hal, yakni kelengkapan dokumen, syarat kesehatan, mekanisme pelunasan, dan bimbingan manasik, sebagaimana disampaikan dalam rilis resmi Kementerian Haji dan Umrah melalui Kanwil Jambi.
Narasumber utama kegiatan itu adalah Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab. Hadir pula Anggota Komisi VIII DPR RI, Hasan Basri Agus, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi, M. Kholis, serta Syahrasaddin sebagai moderator.
Dalam pengantarnya, Hasan Basri Agus mendorong peserta memahami pengelolaan dana haji. Menurut dia, pemahaman yang rinci atas tahapan keberangkatan akan menentukan kelancaran dan kekhusyukan jemaah saat beribadah di Tanah Suci.
Wahyudi kemudian menjabarkan sisi teknis persiapan. Ia menyebut kesiapan jemaah memerlukan pendekatan menyeluruh yang mencakup kesehatan, dokumen, pelunasan, dan pemahaman manasik.
Pada aspek kesehatan, status istitaah ditetapkan melalui pemeriksaan berjenjang di puskesmas dan dicatat dalam sistem kesehatan haji. Pencatatan itu menjadi syarat mutlak sebelum jemaah dapat melakukan pelunasan biaya haji. Artinya, jemaah yang belum menuntaskan pemeriksaan di puskesmas belum bisa masuk ke tahap pelunasan.
Untuk dokumen, peserta mendapat penjelasan tentang lini masa pembuatan hingga penggantian paspor, serta prosedur perekaman biometrik untuk penerbitan visa. Wahyudi menyebut Kemenhaj telah menyiapkan layanan kolektif dan sistem jemput bola agar jemaah lanjut usia tidak kesulitan menyelesaikan tahapan tersebut.
Skema bantuan kolektif bagi jemaah lansia juga diterapkan di daerah lain. Di Nias, misalnya, perekaman biometrik dilakukan bersama-sama, sebagaimana diberitakan dalam laporan rekam biometrik visa haji 2027 lewat Bio Visa Haji.
Pada sesi terakhir, peserta diperlihatkan visualisasi Rencana Perjalanan Haji (RPH). Gambaran itu memuat alur pergerakan jemaah sejak masuk asrama embarkasi, penerbangan, pelaksanaan ibadah di Arab Saudi, hingga kepulangan ke Tanah Air. Dengan peta itu, jemaah diharapkan bisa menyusun persiapan keberangkatannya secara mandiri dan terukur.
Kanwil Kemenhaj Jambi sebelumnya juga mengingatkan masa berlaku vaksin haji dan cakupan istitaah yang kini memasukkan kesehatan jiwa. Catatan itu dimuat dalam laporan vaksin haji berlaku enam bulan.
Hingga berita ini disusun, rilis belum mencantumkan jumlah pasti peserta maupun jadwal pelunasan dan perekaman biometrik bagi jemaah Kota Jambi.
Bagi calon jemaah haji Jambi yang masuk daftar keberangkatan 2027, urutan kerjanya cukup jelas. Selesaikan pemeriksaan kesehatan di puskesmas lebih dulu agar status istitaah tercatat, periksa masa berlaku paspor, lalu pantau jadwal perekaman biometrik. Keluarga yang mendampingi jemaah lansia dapat menanyakan layanan kolektif dan jemput bola ke kantor Kemenhaj setempat, sekaligus mencatat setiap jadwal yang diumumkan agar tidak ada tahapan yang terlewat.
Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.














