Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Dibuka hingga 10 November, DKI Jakarta Catat 455 Pendaftar

elharamaindigital

Peserta rapat koordinasi persiapan rekrutmen Petugas Haji Daerah DKI Jakarta di Balai Kota
Foto: Kementerian Haji dan Umrah RI

ELHARAMAIN NEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) untuk penyelenggaraan haji 1448 H/2027 M. Pendaftaran berlangsung 5–10 November 2026, disusul tes berbasis komputer (CAT) pada 14 November dan pengumuman hasil pada 16 November 2026.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, meminta seleksi berjalan terbuka. “Seleksi ini harus berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Kami ingin memastikan seluruh tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan, sehingga petugas yang terpilih benar-benar memenuhi persyaratan dan memiliki kapasitas untuk mendukung pelayanan kepada jemaah haji,” ujar Puji di Jakarta, Kamis (5/11/2026), sebagaimana disampaikan dalam rilis resmi Kementerian Haji dan Umrah.

Seleksi tahun ini dibagi ke dua bidang, yaitu Pelayanan Umum dan Pelayanan Kesehatan. Calon PHD wajib beragama Islam. Peserta bidang Pelayanan Umum harus berusia 30–55 tahun dengan pendidikan minimal S1, sedangkan bidang Pelayanan Kesehatan untuk usia 27–55 tahun.

Berkas yang disiapkan meliputi KTP, ijazah terakhir, surat rekomendasi kepala daerah, dan surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah. Peserta non-ASN juga harus melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Seleksi mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 78 Tahun 2026.

Puji juga mengingatkan kewajiban pemerintah daerah. “Selain persyaratan bagi calon petugas, pemerintah daerah juga harus menganggarkan biaya pelatihan dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) bagi Petugas Haji Daerah melalui APBD,” jelasnya. Hasil seleksi administrasi dan rekap nilai CAT akan diumumkan terbuka di lokasi tes dan/atau melalui akun peserta.

Di Jakarta, rapat koordinasi persiapan rekrutmen PHD di Balai Kota, Kamis (5/11/2026), mencatat 455 pendaftar per hari itu, terdiri atas 325 pendaftar layanan umum dan 130 pendaftar layanan kesehatan, menurut rilis Kanwil Kemenhaj DKI Jakarta.

Rapat yang dipimpin Andika Jati Zoleha dari Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda DKI Jakarta itu membahas kesiapan pewawancara dari Kanwil Kemenhaj DKI, fasilitas bimbingan teknis, serta tes kebugaran. Seleksi tertulis direncanakan di Balai Kota, dilanjutkan CAT dan wawancara.

“Petugas harus memahami bahwa tugas utamanya adalah melayani jemaah, bukan untuk dilayani,” kata Kepala Kanwil Kemenhaj DKI Jakarta, Suviyanto.

Seleksi PHD di daerah lain sebelumnya juga diberitakan, antara lain di Gorontalo yang mensyaratkan dukungan APBD bagi calon petugas, seperti dimuat dalam laporan seleksi petugas haji daerah Gorontalo. Pendaftaran dilakukan melalui laman petugas.haji.go.id.

Hingga berita ini disusun, jadwal tersebut mengikuti pengumuman resmi Kemenhaj tertanggal 5 November 2026.

Bagi calon jemaah haji 2027, PHD adalah petugas yang akan mendampingi rombongan dari daerah. Kenali nama petugas kloter Anda setelah diumumkan, dan sampaikan kondisi kesehatan atau kebutuhan khusus sejak masa manasik agar pendampingan di Tanah Suci lebih tepat.

Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket haji plus.

Related Post