Rekam Biometrik Visa Haji 2027 Lewat Bio Visa Haji, Kemenhaj Nias Bantu Jemaah Lansia secara Kolektif

elharamaindigital

Petugas membantu calon jemaah haji merekam biometrik melalui aplikasi di Gunungsitoli, Nias
Foto: Kementerian Haji dan Umrah RI

ELHARAMAIN NEWS – Unit Layanan Filial Haji dan Umrah Kepulauan Nias, Sumatera Utara, membantu calon jemaah haji 1448 H/2027 M merekam data biometrik sebagai syarat pengajuan visa haji. Perekaman tahap III di Gunungsitoli pada Selasa (3/11/2026) diikuti tiga calon jemaah dan dilakukan secara kolektif menggunakan aplikasi Bio Visa Haji.

Sebagaimana disampaikan dalam rilis resmi Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, rekam biometrik merupakan bagian dari tahapan administrasi perjalanan haji. Data itu dipakai untuk mengidentifikasi dan memverifikasi identitas jemaah sebelum visa haji diterbitkan.

Koordinator Unit Layanan Filial Haji dan Umrah Kepulauan Nias, Nurul Aini, mengatakan layanan kolektif dipilih karena sebagian besar jemaah masuk kategori kelompok rentan. “Rekam biometrik ini diperlukan untuk mengidentifikasi dan memverifikasi identitas jemaah sebagai syarat penerbitan visa haji. Layanan ini kami lakukan secara kolektif agar lebih mudah dan efisien, terutama karena sebagian besar jemaah masuk kategori kelompok rentan,” tuturnya.

Menurut Nurul, layanan ini bagian dari Program Layanan Efektif untuk Kelompok Rentan di unit layanan tersebut. “Kami ingin memastikan semua calon jemaah, termasuk lansia, tetap mendapatkan pelayanan yang optimal dan setara,” ujarnya.

Penanggung jawab Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) setempat, Fadillah Fikri Zaman Nasution, menjelaskan jemaah yang sudah menyelesaikan paspor beberapa pekan lalu kini masuk tahap rekam biometrik. “Bio Visa Haji adalah aplikasi resmi untuk merekam data biometrik, meliputi foto paspor, foto wajah, dan sidik jari 10 jari. Aplikasi ini memungkinkan data biometrik dikirimkan secara aman dan terintegrasi dengan sistem Pemerintah Arab Saudi,” jelas Fikri.

Fikri menambahkan, perekaman sebenarnya bisa dilakukan mandiri. Namun, banyak jemaah mengalami kendala teknis karena keterbatasan perangkat, sehingga unit layanan memfasilitasi perekaman bersama agar prosesnya seragam.

Proses dokumen haji 2027 kini berjalan di banyak daerah. Kemenhaj sebelumnya menerjunkan 50 tenaga pendukung untuk mengawal dokumen dan visa haji 2027.

Bagi calon jemaah haji 2027 yang sudah memegang paspor, siapkan paspor asli dan ponsel dengan kamera yang berfungsi baik sebelum merekam biometrik. Pastikan wajah terlihat jelas tanpa kacamata gelap dan jari dalam keadaan bersih saat dipindai. Jemaah lansia yang kesulitan memakai aplikasi sebaiknya meminta pendampingan keluarga atau menanyakan jadwal layanan kolektif di kantor Kemenhaj terdekat.

Ingin berangkat umrah atau haji plus dengan bimbingan sesuai sunnah? Konsultasikan rencana ibadah Anda bersama Elharamain Wisata melalui WhatsApp atau lihat pilihan paket.

Related Post